About Us

Thursday, March 10, 2011

Tangan Yang Memberi Itu Lebih Mulia Dari Yang Meminta..

Entri kali ni aku nak ceritakan pengalaman aku semalam.. ketika sedang menikmati makan malam di sebuah restoran yang tak seberapa mewah, aku terdengar saatu suara yang agak kuat ..

Lelaki Handsome: Takpelah makcik
Makcik Tua: belilah satu pun takpe... makcik nak beli susu anak
Lelaki Handsome:Takpelah... saya tak suka lah dengan orang suka minta sedekah. kerepek macam ni pun nak tiga setengah. sekarang ni kena hati hati. entah entah makcik sindiket minta sedekah.
Makcik Tua: takpelah.

Lepas tu makcik tu datang kat meja aku.

Aku: berapa makcik
Makcik Tua: 3.50 kalau beli 3 sepuloh ringgit
Aku: saya ambik tiga
Kawan aku(cina): takpe takpe i nak beli... i bayar
Aku: Kita share lah.u 5 ringgit, i 5 ringgit

Apa yang aku nak citer, bukan pasal kebaikan aku.. tapi pasal kawan aku si cina tu.

Aku: U tak kisah ke . macam mahal je
Dia: I kesian dia lah.. mungkin betul betul mahu beli susu anak. lagipun i tak jadi miskin kalau dia tipu pon. kalau dia tak tipu i dapat itu apa ye... melayu selalu cakap.. kalau tolong orang masuk syurga kan

Aku senyum je... Hai hai seorang cina yang tak mengenal apa itu Islam  pun berebut mahu masuk syurga. berebut mahu berbuat amal.. Ya Allah kau berikanlah kepada  dia Hidayah Mu.. Amin...

Aku dari dulu tak percaya yang kita tak boleh bersedekah. Ye... memang ada sindiket... tapi kita pun tak pasti kan?.. antara sepuluh orang yang minta sedekah tu, mungkin ada 3 orang yang benar benar memerlukan pertolongan kita... betul kawan aku kata, kalau dia tipu pon kita tak jatuh miskin kan ...dan lagipun yang penting niat kita... Allah lebih tahu...

Dulu aku pernah beri sedekah dua ringgit pada makcik yang jual pen lima puluh sen.. aku pon tak pasti dia tipu atau tak... tapi aku anggap itu adalah pertolongan Allah kepada aku... nak harap aku cari tempat untuk derma, entah bilalah... tapi ni dah datang sendiri ...peluang untuk berbuat baik, untuk mendapat ganjarannya.. emm.. lepas aku beri makcik tu dua ringgit... tak putus putus makcik tu kata ... murahlah rezeki kamu nak... Amin... minta minta makbullah doa makcik tu...Aku pun tak sangka.. dengan dua ringgit tu, aku mendapat balasan doa dari makcik tu.. Alhamdulillah.....

p/s: Senyum pun sedekah kah.. hihihi... kalau takder duit.. sedekah senyum jelah




 Sumber :http://www.al-islam.com/ind/

*
Hadis riwayat Anas bin Malik ra., ia berkata:
Abu Thalhah adalah seorang sahabat Ansar yang paling banyak harta di Madinah. Dan harta yang paling ia sukai adalah kebun Bairaha. Kebun itu menghadap ke mesjid Nabawi. Rasulullah saw. biasa masuk ke kebun itu untuk minum airnya yang tawar. Anas berkata: Ketika turun ayat ini: Sekali-kali kalian tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna) sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintai. Abu Thalhah datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Allah telah berfirman dalam kitab-Nya: Sekali-kali kalian tidak sampai kepada kebaikan (yang sempurna) sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintai, sedangkan harta yang paling aku cintai adalah kebun Bairaha, maka kebun itu aku sedekahkan karena Allah. Aku mengharapkan kebaikan dan simpanannya (pahalanya di akhirat) di sisi Allah. Oleh sebab itu, pergunakanlah kebun itu, wahai Rasulullah, sekehendakmu. Rasulullah saw. bersabda: Bagus! Itu adalah harta yang menguntungkan, itu adalah harta yang menguntungkan. Aku telah mendengar apa yang engkau katakan mengenai kebun itu. Dan aku berpendapat, hendaknya kebun itu engkau berikan kepada kaum kerabatmu. Lalu Abu Thalhah membagi-bagi kebun itu dan memberikannya kepada kaum kerabat dan anak-anak pamannya.

*
Hadis riwayat Aisyah ra., Ummul Mukminin, ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Orang yang paling cepat di antara kamu sekalian menyusul aku adalah orang yang paling panjang tangannya di antara kamu. Aisyah melanjutkan: Lalu mereka berlomba menjadi orang yang paling panjang tangan di antara mereka semua. Ternyata yang paling panjang tangannya di antara kami ialah Zainab sebab ia suka bekerja dengan tangannya sendiri dan suka memberikan sedekah .

*
Hadis riwayat Adi bin Hatim ra., ia berkata:
Aku mendengar Nabi saw. bersabda: Barang siapa di antara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separoh kurma, maka hendaklah ia melakukannya (bersedekah) .

*
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Dari Nabi saw., beliau bersabda: Ada tujuh golongan yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah (selalu beribadah), seseorang yang hatinya bergantung kepada mesjid (selalu melakukan salat jamaah di dalamnya), dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang yang diajak perempuan berkedudukan dan cantik (untuk berzina), tapi ia mengatakan: Aku takut kepada Allah, seseorang yang memberikan sedekah kemudian merahasiakannya sampai tangan kanannya tidak tahu apa yang dikeluarkan tangan kirinya dan seseorang yang berzikir (mengingat) Allah dalam kesendirian, lalu meneteskan air mata dari kedua matanya.

*
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Nabi saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Hai anak cucu Adam, berinfaklah kalian, maka Aku akan memberi ganti kepadamu. Rasulullah saw. bersabda: Anugerah Allah itu penuh dan deras. Ibnu Numair berkata: (Maksud dari) mal'aan adalah pemberian yang banyak dan mendatangkan keberkahan, tidak mungkin terkurangi oleh apapun di waktu malam dan siang.

*
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah seorang yang bersedekah dengan harta yang baik, Allah tidak menerima kecuali yang baik, kecuali (Allah) Yang Maha Pengasih akan menerima sedekah itu dengan tangan kanan-Nya. Jika sedekah itu berupa sebuah kurma, maka di tangan Allah yang Maha Pengasih, sedekah itu akan bertambah sampai menjadi lebih besar dari gunung, sebagaimana seseorang di antara kalian membesarkan anak kudanya atau anak untanya.

*
Hadis riwayat Aisyah ra.:
Bahwa seorang lelaki datang kepada Nabi saw. dan berkata: Wahai Rasulullah, ibuku meninggal dunia mendadak dan tidak sempat berwasiat. Tetapi aku menduga seandainya ia dapat berbicara, tentu ia akan bersedekah. Apakah ia mendapat pahala jika aku bersedekah untuknya? Rasulullah saw. bersabda: Ya

4 comments:

  1. bagus..yg penting kita laksana kan tanggunjawab kita..sedekah ni dpt murah kan rezeki disamping tuhan jauhkan bala dr kita...

    ReplyDelete
  2. yup..senyum tu satu sedekah jugak..=)

    ReplyDelete
  3. salam...
    memang besar iktibar dari situasi tu..
    mekasih banyak

    ReplyDelete
  4. Teringat masa sekolah dulu. Ada sorang kawan ni tak suka kita senyum kat dia sebab dia kata "Aku bukan peminta sedekah". Camtu punya olang pun ada.

    ReplyDelete